Selasa, 13 Oktober 2015

BAB I KONSEP DASAR


1.      KONSEP DASAR


1.1  KONSEP DASAR SISTEM

Terdiri dari :

a.      Definisi Sistem

Sistem adalah kumpulan unsure-unsur yang saling berinteraksi satu dengan yang lain untuk menghasilkan tujuan.

b.      Karakteristik Sistem (sifat-sifat khusus yang dimiliki oleh sistem)

1.      Komponen Sistem

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi yang berarti saling bekerja sama membentuk satu kesatuan.

2.      Batas sistem

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

3.      Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan merugikan.

4.      Penghubung Sistem

Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lain.

5.      Masukan SIistem

Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Masukan perawatan adalah energy yang dimasukan supaya sistem tersebut dapat dioperasian. Masukan sinyal adalah energy yang diproses untuk didapatkan keluaran.

6.      Keluaran Sistem

Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasiikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.

7.      Pengolah Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolahan yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

8.      Tujuan Sistem

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan. Kalau suatu sistem tidak mempunyai tujuan, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.



c.       Klasifikasi Sistem

 Sistem dapat digolongkan menjadi beberapa jenis,yaitu:

§  Sistem Abstrak X Sistem Fisik

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Contoh : Sistem Teologi yang menerangkan hubungan manusia dengan Tuhan.

Sedangkan sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik. Contoh : Sistem Komputer, Sistem Keuangan.

§  Sistem Alamiah X Sistem Buatan Manusia

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam tidak dibuat oleh manusia. Contoh pada sistem alamiah : sistem peredaran bumi. Sedangkan sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Contoh : sistem robotika.

§  Sistem Deterministik X Sistem Probabilistik

Sistem deterministic adalah sistem yang berinteraksi antara bagiannya yang dapat diprediksi secara pasti. Contoh : sistem komputer. Sedangkan sistem probabilistik adalah sistem yang tidak bisa diprediksikan secara pasti. Contoh : sistem manusia.

§  Sistem Tertutup X Sistem Terbuka

Sistem tertutu adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh oleh lingkungan luar. Contoh : tabung reaksi. Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan  dan terpengaruh oleh lingkungan luar. Contoh : sistem organisasi.



1.2  KONSEP DASAR INFORMASI

a.      Definisi Informasi

Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi penerimanya.

b.      Siklus Informasi

  






c.      Mutu Informasi

Kualitas Informasi tergantung dari 3 hal :

1.      Informasi harus akurat                 : Informasi harus terbebas dari kesalahn-kesalahan, tidak biasa dan tidak menyesatkan.

2.      Informasi harus tepat waktu        : Informasi yang datang kepada penerimanya tidak boleh mengalami keterlambatan.

3.      Informasi harus relevan               : Informasi memiliki manfaat bagi penerimanya.

Nilai Informasi ditentukan oleh 2 hal :

1.      Manfaat dari informasi tersebut.

2.      Biaya untuk mendapatkan informasi.



1.3  KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

a.      Definisi Sistem Informasi

Suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian , mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

b.      Jenis – jenis sistem informasi

1. Sistem Informasi Akutansi : Sistem informasi yang menyajikan informasi yang dipakai oleh dipakai fungsi  akutansi. Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan di sebuah perusahaan atau organisasi.

2. Sistem Informasi Manufaktur : Sistem informasi yang bekerja sama dengan sistem informasi lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan.

3. Sistem Informasi SDM : Sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan khususnya di bagian personalia.


4. Sistem Informasi Keuangan : Sistem informasi yang menyediakan informasi pada fungsi keuangan yang menyangkut keuangan perusahaan.


5. Sistem Informasi Pemasaran : Sistem Informasi yang menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh fungsi pemasaran.

Sebenarnya masih banyak lagi macam sistem informasi yang telah diterapkan di berbagai perusahaan demi menunjang efektifitas dan efisiensi jalannya proses bisnis yang ada. Kelima sistem informasi diatas adalah yang dianggap paling sering atau sangat umu terdapat di sebuah perusahaan.


c.       Komponen – komponen sistem informasi


1. Komponen input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.

2. Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.

4. Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5. Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.

6. Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.

7. Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

8. Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperatur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur
terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.



d.      Peranan sistem informasi bagi pihak manajemen

1.      Dapat mendukung dalam pengambilan keputusan

2.      Dapat mendukung kegiatan manajemen

Yang termasuk ke dalam kegiatan manajemen adalah :

1.      Perencanaan Strategis

a.      Proses evaluasi lingkungan luar organisasi : harus mampu bereaksi terhadap kesempatan – kesempatan dari lingkungan luar dan tanggap terhadap tekanan – tekanan dari lingkungan luar.

b.      Penetapan Tujuan

Tujuan adalah apa yang ingin dicapai oleh organisasi. Tujuan ditetapkan oleh manajemen tingkat atas didalam proses perencanaan strategis yang bersifat jangka panjang.

c.       Penentuan strategis

Menentukan tindakan – tindakan yang harus dilakukan oleh organisasi dengan maksud untuk mencapai tujuan –tujuannya.

2.      Pengendalian manajemen

Yaitu proses untuk meyakinkan bahwa organisasi telah menjalankan strategi yang sudah ditetapkan dengan efektif dan efisien.

3.      Pengendalian operasi

Yaitu proses untuk meyakinkan bahwa tiap – tiap tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan efisien.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar